1. Halo Guest, pastikan Anda selalu menaati peraturan forum sebelum mengirimkan post atau thread baru.

[ASK] Kata baku jarang dicari. Tidak baku, banyak. Pilih Mana?

Discussion in 'SEO' started by mostalog, Aug 30, 2017.

  1. mostalog

    mostalog AdSense Pro

    Joined:
    Mar 31, 2013
    Messages:
    404
    Likes Received:
    35
    Sebelumnya mohon maaf jika judul thread kepanjangan.

    Tidak dipungkiri, dalam bahasa Indonesia, beberapa kata tidak baku lebih terkenal daripada kata bakunya. Sehingga, orang sering googling dengan input kata tidak baku itu.

    Contoh:

    Idul Fitri - Idulfitri
    Idul Adha - Iduladha
    qurban - kurban
    dan seterusnya.

    Berdasarkan pengalaman saya, pemilihan kata di atas besar pengaruhnya. Contohnya saja saya pernah bikin artikel dengan kata kunci "budaya antre". Setelah beberapa hari, saya cek Google dengan mengetikkan "budaya antre" pada kolom pencarian, ternyata Google justru menyarankan "budaya antri".

    Bukankah yang benar "antre"?

    Mungkin karena kualitas tulisan saya itu jelek maka pada hasil pencarian berada di halaman belakang. Namun, satu yang pasti, dari segi jumlah pencarian, artikel saya kalah dengan yang menggunakan kata "antri". Ia dapat pengunjung (orang yang searching), sedangkan saya tidak.

    Nah kita sebagai blogger seharusnya pilih yang mana?

    Saya pernah baca status Facebook seorang jasa penulis blog. Menurutnya, pekerjaan blogger tidak sekadar mencari uang, tetapi juga harus bertanggung jawab terhadap konten yang dipublikasikan. Dan menurut saya, membuat artikel dengan kata baku merupakan salah satu bentuk tanggung jawab agar bahasa Indonesia tetap sesuai ketentuannya.

    Catatan: Tulisan saya sendiri sangat jauh dari kata sempurna. Di sana-sini masih banyak salah. Akan tetapi, setidaknya saya selalu usahakan sebaik mungkin dan masih terus belajar. Karena alasan ini pula saya bertanya kepada senior-senior di sini.

    Terima kasih dan mohon pencerahan.
     
    Last edited: Aug 30, 2017
    algojo and ubaydil like this.
  2. mostalog

    mostalog AdSense Pro

    Joined:
    Mar 31, 2013
    Messages:
    404
    Likes Received:
    35
    Mungkin Google melakukan hal seperti ini karena artikel yang terindeks lebih banyak menggunakan kata "antri" daripada "antre".

    sketch-1504039743989.png
     
  3. SyamsQ

    SyamsQ Hero

    Joined:
    Jan 6, 2015
    Messages:
    732
    Likes Received:
    39
    Location:
    Jakarta
    Menurut saya, gak masalah mau baku atau tidak. Terutama teks hasil transliterasi. Itu cuma buatan manusia. Setiap saat bahasa selalu berkembang. Memang agak dilema juga, saya punya blog tentang bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

    Pilih aja yang banyak dicari, kecuali berkaitan dengan nama orang, tempat dan konsep.
     
    mostalog likes this.
  4. yosbeda

    yosbeda AdSense Fan

    Joined:
    Apr 18, 2010
    Messages:
    151
    Likes Received:
    43
    Location:
    Wonogiri
    Ane biasanya kalau nemuin hal seperti ini berpatokan pada perbandingan volume pencarian kedua kata tersebut gan. Kalau baku:tak baku cuma 40:60, ane tetap pakai yang sesuai EYD. Namun kalau baku:tak baku <30:70, ane baru pakai yang tak baku. Begitu yang ane lakuin selama ini.
     
    mostalog likes this.
  5. amrimf

    amrimf Super Hero

    Joined:
    Jul 4, 2009
    Messages:
    2,907
    Likes Received:
    170
    Location:
    Purwokerto
    Keduanya saja, di beda paragraf dibedakan
     
    mostalog likes this.
  6. dadada

    dadada Super Hero

    Joined:
    Dec 10, 2013
    Messages:
    2,537
    Likes Received:
    1,004
    Masalahnya banyak artikel atau org yg searching yg menggunakan kata antri daripada kata antre,,,,,, dg demikian google menrjemahakknya bahwa kata antri adalah kata yg benar padahal antre yg benar...

    Solusinya buatlah sebuah artikel tandingan yg isinya meluruskan kosakata baku "antri" :lol:
     
    mostalog likes this.
  7. keyplay

    keyplay AdSense Fan

    Joined:
    Oct 12, 2010
    Messages:
    180
    Likes Received:
    6
    sptny gogle sdh tau ya baku / tdk baku
     
    mostalog likes this.
  8. mostalog

    mostalog AdSense Pro

    Joined:
    Mar 31, 2013
    Messages:
    404
    Likes Received:
    35
    Iya dilema. Web besar pun kadang "antre" kadang "antri".

    Pilihan cerdas. Namun, kalau kita mengikuti volume, tidak apa-apa nih jika nantinya yang besar makin besar, yang kecil tambah kecil?

    Sebenarnya saya merasa agak aneh kalau membaca tulisan dengan bentuk kata yang berbeda seperti itu. Akan tetapi, saya pikir ide ini yang paling menguntungkan dari dua sisi. Penggunaan kata baku setengah benar, pengunjung pun didapat

    Kalau buatnya hanya sebuah, sepertinya sangat kecil efeknya, Hu. Apalagi jika sendiri

    Beberapa enggak, buktinya di atas.
     
  9. yosbeda

    yosbeda AdSense Fan

    Joined:
    Apr 18, 2010
    Messages:
    151
    Likes Received:
    43
    Location:
    Wonogiri
    Gimana ya, itu udah risikonya sih ketika media2 besar pun kadang turut "mempopulerkan" kata yang tidak baku tersebut. Namun begitu, formula yang ane pakai di atas tidak saklek ane pakai terus. Ada beberapa kata yang ane tidak cek volume pencariannya namun ane memantapkan hati untuk memilih yang baku, misalnya pilihan ane untuk memakai "ustaz (baku)", di antara "ustad", "ustadz", dll.
     
    mostalog likes this.
  10. mclahd

    mclahd AdSense Pro

    Joined:
    Jul 13, 2010
    Messages:
    339
    Likes Received:
    55
    Buat saja yang budaya antri, kemudian di bagian akhir artikel diberi keterangan
    *Artikel di atas menggunakan kata antri yang sebenarnya bukan kata baku dalam bahasa Indonesia. Kata baku dari antri adalah antre.

    Sent from my Andromax A16C3H using Tapatalk
     
    mostalog likes this.
  11. Rootnesia

    Rootnesia Super Hero

    Joined:
    Sep 30, 2016
    Messages:
    3,248
    Likes Received:
    1,033
    Location:
    Wonogiri
    Senyaman-nya aja um...
    Kalo saya sih nyamannya pake bahaaa sehari2 non formal + jowo
    Tp tergantung kebutuhan...
    Kalo dpt job review yg kata2nya kudu baku ya saya pake bahasa baku sampe kata anda aja saya cek satu2 udh kapital atau blm...

    Tp klo utk postingan personal hampir gak pernah saya make kata2 baku... Toh yg baca paham maksudnya...
     
    mostalog likes this.
  12. mostalog

    mostalog AdSense Pro

    Joined:
    Mar 31, 2013
    Messages:
    404
    Likes Received:
    35
    Oke, Hu, terima kasih atas masukannya.

    Saya juga bikin artikel tidak baku-baku amat, Hu. Jika dalam satu paragraf masih sedikit kalimat, saya sisipi ketawa haha, hehe, wkwkw, bahkan curcol segala menggunakan bahasa Jawa.

    Pertanyaan saya di atas lebih ke kata kunci, khususnya lagi untuk penulisan judul, hehe. <----- (tuh kan ada hehe-nya :v)
     
    Last edited: Aug 30, 2017
    Rootnesia likes this.
  13. Rootnesia

    Rootnesia Super Hero

    Joined:
    Sep 30, 2016
    Messages:
    3,248
    Likes Received:
    1,033
    Location:
    Wonogiri
    Untuk beberapa kosakata, tetep prefer ke yg gak baku um klo saya :D
    Misal kaya apotek saya msh lebih srek make kata apotik, soale secara lisan yg biasa kita ucapin kan apotik hehehe...
     
    mostalog likes this.
  14. partyscene

    partyscene New Comer

    Joined:
    Aug 1, 2014
    Messages:
    40
    Likes Received:
    5
    Gak ada masalahnya mas, kasus kayak gini biasa disebut sebagai sinonim, yang Google nilai itu intentnya bukan "exact query". Kalau masalah Google menganggap "antri" sebagai yang lebih tepat itu murni gara-gara algoritmanya mendeteksi lebih banyak kata itu, tapi menurut saya gak masalah karena lama-lama pasti ada penyesuaian. Ingat, library kata Google untuk bahasa Indonesia belum selengkap untuk bahasa Inggris.

    Edit:
    Ini kalau dari sudut pandang search engine lho ya, kalau dari sudut pandang penulis seharusnya tetap harus punya mindset edukasi tentang literasi yang benar, kecuali kalau memang penulis suka menggunakan bahasa populer (contoh bahasa slang di US).
     
    Last edited: Sep 3, 2017

Share This Page